SHALAT IDUL ADHA DI MASJID PANGERAN DIPONEGORO

Shalat Idul Adha atau Shalat Id merupakan sebutan untuk Shalat sunah yang dilaksanakan umat Islam di seluruh dunia saat menyambut hari raya Islam. Salat Id terdiri dari dua jenis yang dilaksanakan berdasarkan dua waktu berbeda, yaitu pada Hari Raya Idul Fitri (1 Syawal) dan Idul Adha (10 Dzulhijjah). Id berasal dari kata aada ya'uudu yang memiliki arti menengok/menjenguk/kembali. Di Indonesia, Id kerap disamakan artinya dengan ayyada, yakni berhari raya. Sementara, kata Adha bermakna kurban. Hukum Shalat Idul Adha adalah sunah muakkad, yakni sunah yang sangat dianjurkan dan mengikat. Shalat sunah muakad adalah Shalat sunah yang dikuatkan atau selalu dikerjakan Rasulullah SAW dan jarang ditinggalkan.

Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Agama telah melaksanakan sidang isbat setelah sebelumnya melakukan Rukyatul Hillal dan menetapkan Idul Adha 2022 jatuh pada Minggu, 10 Juli. Jika mengikuti keputusan pemerintah, shalat Idul Adha akan dilaksanakan pada hari Minggu, 10 Juli 2022. Namun, dengan metode Hisab Muhammadiyah menetapkan Idul Adha 2022 jatuh pada Sabtu, 9 Juli. Keputusan tersebut dituangkan dalam Maklumat PP Muhammadiyah tentang Penetapan Hasil Hisab Ramadhan, Syawal, dan Dzulhijjah 1443 Hijriah.

Untuk mengakomodir dua metode tersebut, pengurus Masjid Diponegono Kompleks Balaikota Yogyakarta menggelar dua kali shalat Idul Adha, yaitu pada hari Sabtu 9 Juli 2022 dan hari Minggu 10 JuliĀ  2022. Shalat pada hari Sabtu, bertindak sebagai Khatib adalah Dr. H. Andi Dermawan, M.A., sedangkan pada hari Minggu adalah KH.Sholehudin Mansyur, S.Ag, Rois Syuriah PCNU Kota Yogyakarta.